MY REPORT

LAPORAN OBSERVASI DAN ORIENTASI

PRAKTEK LAPANGAN KEPENDIDIKAN

DI

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI

(MTs N) LUBUK SIKAPING PASAMAN

 

Oleh:

NAMA       : NESRI YUNISAL     

PRODI       : PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

 

 

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT

PADANG

2011

Allah Pelindung orang-orang yang beriman;

Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).

Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan,

yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

( Al  Baqarah: 257 )

 

Hidup tanpa ilmu bagaikan pohon yang tidak memiliki daun dan buah

Gersang tanpa ada memberikan manfaat

Hidup tanpa agama bagaikan berjalan didalam malam yang gelap gulita

Tak ada suluh ataupun cahaya yang menerangi langkah kaki kita

Hidup tanpa seni bagaikan siang tanpa cahaya matahari

Yang tidak memberi kesan

Saat ini aku telah berada pada langkah-langkah penghujung

Semuanya telah ku lalui dengan berbagai halangan dan rintangan

Semua dapat berjalan karena adanya do’a restu dari kedua orang tuaku

Dan dukungan dari kawan-kawan yang telah memberikan motivasi

Serta semangat untuk rasa ingin tahu, liku-liku perjalanan dalam menuntut ilmu

Dalam dunia perguruan tinggi

 

                                                                                             NESRI YUNISAL

KATA PENGANTAR

 Alhamdulillah, puji dan syukur Penulis sampaikan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatNya sehingga Penulis telah dapat menyelesaikan Praktik Lapangan (PL) dan menyusun laporan ini sebaik-baiknya. Shalawat beserta salam senantiasa Penulis kirimkan kepada junjungan nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang tetap teguh mengekalkan jalan yang dirintis oleh beliau.

Laporan ini penulis buat sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di MTsN Lubuk Sikaping. Program Pengalaman Lapangan merupakan mata kuliah yang bertujuan agar mahasiswa STKIP PGRI dapat mengaplikasikan segala teori-teori pendidikan yang diterima di bangku perkuliahan.

Dalam menyelesaikan laporan Program Pengalaman Lapangan ini, tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan yang sangat berarti dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, sebagai rasa syukur tidak lupa Penulis ucapkan terima kasih yang tulus dan sebesar-besarnya kepada:

  1. Ibu Dra. Yelfiza, M. Pd sebagai ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Padang.
  2. Ibu Dra. Reni Risdawati, M. Si sebagai koordinator UPPL Kependidikan  STKIP PGRI Padang.
  3. Ibu Dra. Yelfiza, M. Pd sebagai Dosen  Pembimbing  Program Praktik Lapangan (PPL) yang telah tulus  memberikan masukan demi kelancaran Praktik Lapangan.
  4. Ibu Zumira Amru, S. Pd sebagai Guru Pamong yang telah tulus memberikan dorongan, bimbingan dan arahan selama Program Praktik Lapangan ini.
  5. Bapak Drs. Ade Pabrian sebagai Kepala Sekolah MTsN  Lubuk Sikaping.
  6. Majelis guru, karyawan dan karyawati MTsN  Lubuk Sikaping yang telah membantu Penulis dalam menyelesaikan laporan ini.
  7. Orang tua tercinta serta keluarga yang telah memberikan dukungannya baik moril, materil maupun spiritual bagi Penulis.
  8. Rekan PPL yang seperjuangan dan seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya PPL penulis di MTsN  Lubuk Sikaping.

Dalam penulisan ini, penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan baik dalam penulisan laporan ini maupun dalam sistematikanya. Untuk itu penulis mengharapkan kritikan dan saran dari pembaca demi kesempurnaan laporan ini.

Penulis mendo’akan semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah Penulis terima selama ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi Penulis khususnya serta bagi Pembaca umumnya.

 

 

Padang,   Desember 2011

Penulis,

 

 

                                                                                         Nesri Yunisal

 

DAFTAR  ISI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PERSETUJUAN

HALAMAN PENGESAHAN

KATA PENGANTAR————————————————–        i

DAFTAR ISI————————————————————        ii

BAB I  Pendahuluan—————————————————–        1

A. Latar Belakang Pelaksanaan PL——————————        2

B. Tujuan Pelaksanaan PL—————————————        2

C. Kegunaan Pelaksanaan PL————————————        3

D. Ruang Lingkup Pelaksanaan PL——————————        4

E. Bentuk Pelaksanaan PL—————————————        4

BAB II Gambaran Umum MTs N Lubuksikaping———————-        7

A. Sejarah Singkat MTs N Lubuksikaping———————-        7

B. Profil dan Sejarah Ringkas MTs N Lubuksikaping———–        8

C. Visi/Misi/Motto MTs N Lubuksikaping———————-        9

D. Struktur Kurikulum MTs N Lubuksikaping——————        10

E. Personalia MTs N Lubuksikaping—————————–        11

F. Struktur Organisasi MTs N Lubuksikaping——————-        19

G. Struktur Komite MTs N Lubusikaping———————–        19

H. Sarana dan Prasarana MTs N Lubusikaping——————        19

I. Tata Tertib MTs N Lubusikaping——————————        23

J. Kegiatan Ekstrakurikuler————————————–        25

 

 

BAB III Penyelenggaraan Proses Pembelajaran————————-        26

A. Program Kerja Kepala Sekolah——————————-        26

B. Kegiatan Kepala Sekolah————————————-        26

C. Program Kerja Waka Kepsek———————————        26

D. Kegiatan Guru————————————————        27

E. Kegiatan Wali Kelas——————————————        28

F. Kegiatan Kepala Sub Bagian dan TU————————-        28

G. Kegiatan Petugas Perpustakaan——————————        28

H. Kegiatan Siswa———————————————–        29

I. Proses Pembelajaran——————————————-        29

J. Pelaksanaan Pembelajaran————————————-        30

K. Faktor Pendukung & Penghambat Pembelajaran————-        32

L. Pengalaman Selama PPL————————————–        33

BAB IV Hubungan Kerjasama Interpersonal dan Antar Lembaga—–        36

A. Hubungan Guru dan Murid———————————-        36

B. Hubungan Kerjasama Antar Guru—————————-        36

C. Hubungan Kerjasama Guru dengan Kepala Sekolah———        36

D. Hubungan Kerjasama dengan Orang Tua——————–        36

E. Hubungan Kerjasama dengan Lembaga/Instansi————-       37

BAB V Identifikasi Masalah dan Solusi Permasalahan—————–        38

A. Identifikasi Masalah——————————————        38

B. Solusi Permasalahan——————————————        39

BAB VI Penutup——————————————————–        41

A. Kesimpulan—————————————————        41

B. Saran———————————————————-        41

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Pelaksanaan PL

Dengan berlakunya Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 butir 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional ” Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara” serta Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanaannya. Madrasah Tsanawiyah merupakan   bagian integral dari sistem dan salah satu bentuk satuan pendidikan ada pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Dalam Sistem Pendidikan Nasional salah satu komponen yang saling menentukan keberhasilan pendidikan adalah guru. Guru mempunyai peranan yang besar dalam proses kegiatan pembelajaran. Selain tenaga pengajar, guru juga berfungsi sebagai pendidik yang mengarahkan sikap dan mental peserta didik kearah yang lebih baik.

Sehubungan dengan itu, STKIP PGRI Sumbar merupakan salah satu perguruan tinggi yang bergerak dalam bidang kependidikan, bertujuan membentuk dan menghasilkan tenaga guru yang professional, berjiwa Pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan menjunjung tinggi UUD 1945, serta menjaga kode etika guru. Untuk itu Praktek Lapangan (PL) merupakan salah satu mata kuliah yang harus diikuti oleh mahasiswa keguruan dalam rangka memenuhi tuntutan kurikulum, khususnya STKIP PGRI Sumbar. Setiap mahasiswa wajib mengikuti Pratek Lapangan (PL) pada sekolah yang telah ditetapkan.

Dengan adanya pelaksanaan Praktek Lapangan (PL) maka mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan di bangku kuliah. Disamping itu, praktek lapangan (PL) bisa menambah pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi anak didik, sehingga bisa diharapkan menjadi seorang guru yang teladan, professional dan bertanggung jawab untuk masa yang akan datang.

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya kegiatan Praktek Lapangan (PL) mahasiswa STKIP PGRI Sumbar, salah satunya di MTs N Lubuksikaping Pasaman. Maka perlu disusun Laporan Pelaksanaan Praktek Lapangan sebagai bahan evaluasi dalam proses perbaikan dan peningkatan mutu untuk kedepannya.

B.     Tujuan Pelaksanaan PL

Ada 2 macam tujuan dari Pelaksanaan Praktek Lapangan (PPL), sebagai berikut:

1.      Tujuan dari Praktek Lapangan

  1. Sebagai salah satu kegiatan Intrakurikuler bagi mahasiswa dalam rangka peningkatan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan mahasiswa sebagai calon tenaga kependidikan.
  2. Sebagai salah satu upaya mahasiswa mempraktekkan ilmu dan teori yang telah diperoleh selama dibangku perkuliahan.
  3.  Membentuk sikap menjadi seorang guru yang professional dan berpendidikan
  4. Membimbing mahasiswa kearah terbentuknya profesionalisme guru yang diperlukan oleh seorang guru bahasa Inggris dalam pembinaan dasar dan profesi keguruan secara lengkap.

2.      Tujuan Penulisan Laporan

Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk memberikan informasi kepada Unit Pengelola Praktek Lapangan (UPPL) tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama Praktek Lapangan, dan sekaligus menjadi tolak ukur penilaian terhadap Pelaksanaan Praktek Lapangan bagi mahasiswa itu sendiri.

  1. Kegunaan Pelaksanaan PL

Kegunaan Pelaksanaan Praktek Lapangan ini bagi seorang calon guru adalah:

  1. Mempersiapkan diri untuk terjun kemasyarakat sebagai seorang guru dan berpartisipasi pada sekolah yang ditempuh
  2. Mempersiapkan diri dekat tentang situasi dan kondisi serta keadaan fisik MTs N Lubuksikaping
  3. Melihat dan meninjau secara langsung proses belajar mengajar yang berlangsung di MTs N Lubuksikaping
  4. Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi dalam program PBM
  5. Membentuk pribadi yang memiliki sikap , nilai, pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan oleh seorang guru pada saat terjun pada profesi sebenarnya
  6. Mengetahui perkembangan dunia pendidikan masa sekarang
  7. Mempelajari watak peserta didik dalam rangka meningkatkan keterampilan pribadi peserta didik tersebut
  8. Melengkapi tugas dalam mata kuliah Praktek Lapangan

D.    Ruang Lingkup Pelaksanaan PL

Ruang lingkup pelaksanaan (PPL) terbagi pada dua kegiatan yaitu:

–          Kegiatan mengajar (Intrakurikuler)

Kegiatan Intrakurikuler diaplikasikan dalam bentuk mengajar di dalam kelas dengan bidang studi Bahasa Inggris. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa PPL agar bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai guru yang dibimbing oleh seorang  Pamong, Kepala Sekolah dan Dosen Pembimbing PPL. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk persiapan mengajar berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Skenario Pembelajaran (SP) dengan menggunakan metode yang sesuai dengan materi pelajaran serta didukung oleh media yang digunakan sebagai penunjang penyampaian dan ditambah dengan teknik-teknik penilaian (Evaluasi).

–          Kegiatan non mengajar (Ekstrakurikuler)

Kegiatan Ekstrakurikuler yaitu kegiatan yang dilakukan mahasiswa PPL di luar proses pembelajaran di kelas yang bertujuan memberikan pengalaman mahasiswa dalam menunjang keberhasilan kegiatan  mengajar, seperti kegiatan administrasi, OSIS, perpustakaan serta kegiatan intra dan ekstrakurikuler lainnya.

  1. Bentuk Pelaksanaan Praktik Lapangan (PPL)

a.       Masa Pembekalan

Selama satu semester Penulis mengikuti perkuliahan Micro Teaching yang berbobot (3 SKS) untuk menguji keberanian didepan kelas, dan menambah percaya diri didepan siswa. Kemudian, sebelum Penulis berangkat ketempat praktik, terlebih dahulu Penulis dibekali berbagai disiplin ilmu, baik bersifat teoritis maupun praktis. Dalam pembekalan tersebut Penulis diberi pengarahan mengenai kegiatan-kegiatan di lapangan.

b.      Masa di Lapangan

–          Tahap Penyerahan Awal

Pada tanggal 08 Agustus 2011,  mahasiswa pelaksanaan PL  di MTs N Lubuksikaping diserahkan oleh perwakilan panitia pelaksaan PL kepada kepala sekolah MTs N Lubuksikaping Bapak Drs. Ade Pabrian. Sebelum pelaksanaan PL dilakukan seluruh peserta pelaksanaan PL diberikan pengarahan oleh Bapak Drs. Ade Pabrian.

–          Tahap Observasi

Semua peserta pelaksanaan PL sebelum masuk ke lokal untuk melaksanakan Praktik Lapangan terlebih dahulu mengadakan observasi selama beberapa hari diantaranya:

  1. Mengenali siswa, sarana dan prasarana sekolah, jumlah guru dan karyawan/ti sekolah
  2. Melakukan penjajakan dan pengenalan awal serta interaksi dan sosialisasi di sekolah latihan
  3. Mempelajari lebih dekat lagi tentang situasi dan kondisi fisik MTs N Lubuksikaping.

–          Tahap Latihan Mengajar

Para mahasiswa Praktik Lapangan melakukan latihan mengajar di kelas dibawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing. Dalam kegiatan mengajar ini harus melalui beberapa kegiatan yaitu:

  • Kegiatan Pembukaan
  • Kegiatan Penyajian Materi
  • Kegiatan Evaluasi dan Penutup

–          Tahap Penyerahan Kembali

Setelah menyelesaikan Praktik Lapangan maka Kepala Sekolah tempat latihan menyerahkan kembali perseta PL kepada Panitia Pelaksanaan Praktik Lapangan (PPL)


BAB II

GAMBARAN UMUM MTs N LUBUKSIKAPING

  1. Sejarah Singkat MTs N Lubuksikaping

MTs N Lubuksikaping merupakan sekolah Madrasah Tsanawiyah satu-satunya dan pertama di Kabupaten Pasaman. MTs N Lubuksikaping berdiri pada tahun 1978, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No.16 Tahun 1978.

MTs N  Lubuk Sikaping awalnya berasal dari PGA {Pendidikan Guru Agama} yang berdiri selama 4 tahun, bangunanya berasal dari swadaya masyarakat. PGA yang berdiri selama 4 tahun tersebut di kepalai oleh Bapak Yahya Ahmad. Pada tahun 1978 PGA berubah menjadi MTs N Lubuksikaping berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No.16 Tahun 1978. Semenjak itu bangunanya berada di Jln. Sudirman No. 67-69.

Semenjak mulai berdirinya MTs N Lubuksikaping telah dipimpin oleh beberapa kepala Sekolah, yaitu:

  • Bapak Yahya Ahmad (1979-1986)
  • Bapak Muslim Z (1986-1991)
  • Bapak Ahmad Lubis, BA (1991-1998)
  • Bapak Nur Wali, S.H (1998-2004)
  • Ibu Dra. Roslaini (2004-2011)
  • Bapak Drs. Ade Pabrian (2011-sekarang)

 

  1. Profil MTs N Lubuksikaping

(1)         Nama Sekolah                      :  MTs N Lubuksikaping

(2)         NIS                                      :  –

(3)         NSS                                      :  21113085501

(4)         Propinsi                                :  Sumatera Barat

(5)         Otonomi                               :  –

(6)         Kecamatan                           :  Lubuksikaping

(7)         Nagari                                  :  Pauh

(8)         Jalan dan nomor                   :  Jend. Sudirman No.67-69

(9)         Telpon                                  :  (0753) 20056

(10)     Kode Pos                             :  26133

(11)     Faksimile                              :  Kode Wilayah          : –

Nomor                      : –

(12)     Status Madrasah                  :  Negeri

(13)     Kelompok Madrasah            :  Inti

(14)     Akreditasi                            :  B

(15)     Nomor SK                            :  No: 132  Tgl: 08 / 10 – 1969

(16)     Penerbit SK                          :  Kanwil Depag

(17)     Tahun berdiri                        :  1969

(18)     Tahun perubahan                  :  1978

(19)     Kegiatan belajar mengajar    :  Pagi

(20)     Bangunan Madrasah            :  Milik sendiri

(21)     Luas bangunan                     :  300 M2

(22)     Jarak ke pusat kota               :  1 KM

(23)     Terletak pada lintas              :  Kabupaten/Kota

(24)     Organisasi penyelenggara    :  Pemerintah

(25)     Ruang belajar                       :  Kelas VII     : 6 Lokal

Kelas VIII    : 6 Lokal

Kelas  IX      : 5 Lokal

(26)     Ruang Mushalla                   :  1

(27)     Ruang Komputer                 :  1

(28)     Ruang Pustaka                     :  1

(29)     Ruang OSIS                         :  1

(30)     Ruang UKS                         :  1

  1. Visi/Misi dan Motto MTs N Lubuksikaping
  • Visi MTs N Lubuksikaping

“Terwujudnya siswa berkualias yang berciri khas Islami dibidang IPTEK dan IMTAQ serta berakhlak mulia“

  • Misi MTs N Lubuksikaping

–          Melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidikan bimbingan dan penyuluhan kepada siswa dengan penuh tanggung jawab

–          Menjadikan anak didik yang mampu memahami menguasai IPTEK dan mengamalkan IMTAQ serta dapat melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi

–          Menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan orang tua dan masyarakat

–          Melaksanakan tata usaha dan rumah tangga sekolah, perpustakaan, dan labor serta memberdayakan sarana dan prasarana yang ada

–          Melaksanakan praktik keagamaan dengan dipandu guru keterampilan agama seperti: sholat berjamaah, muhadarah, khutbah dan lain-lain.

  • Motto MTs N Lubuksikaping

“Islami Madrasahku Berkualitas Prestasiku“

D.    Struktur Kurikulum MTs N Lubuksikaping

Di dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat 19 yang berbunyi ”Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. Kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat signifikan, selain guru dan sarana prasarana pendidikan yang lainnya.

MTs N Lubuksikaping saat ini menggunakan kurikulum yang telah ditetapkan Pemerintah seperti sekolah-sekolah  pada umumnya, yaitu ”Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP )”. Kurikulum ini merupakan kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan yang disesuaikan dengan potensi daerah, peningkatan IMTAQ dan IPTEK komponen sekolah dan peserta didik berlandaskan Islam.

Adapun komponen- komponen penting dalam KTSP itu sendiri sebagai berikut:

  • Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan

Tujuan pendidikan Menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

  • Struktur dan muatan KTSP

–          Mata pelajaran

–          Muatan lokal

–          Kegiatan pengembangan diri

–          Pengaturan beban belajar

–          Kenaikan kelas, Penjurusan, dan kelulusan

–          Pendidikan kecakapan hidup

–          Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global

  • Kalender pendidikan

Kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat dengan memperhatikan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi.

  • Silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran

E.     Personalia MTs N Lubuksikaping

Organisasi merupakan salah satu bentuk kerja sama antara pihak-pihak yang terkait dengan fungsi, tugas, dan tanggung jawab yang berbeda satu sama lain yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

a.       Pimpinan

Pimpinan MTs N Lubuksikaping terdiri dari 1 orang Kepala Sekolah dan dibantu oleh 4 orang Wakil Kepala Sekolah dan 1 orang Pembina OSIS, yaitu:

–          Kepala Sekolah                       : Drs. Ade Pabrian

NIP                                         : 196702121996031001

Pendidikan                              : S1 UNRI

Golongan                                :  IV/a

–          Wakil Kurikulum                    : Drs. Basril

NIP                                         : 196302141994031001

Pendidikan                              : S1 IAIN

Golongan                                : III/c

–          Wakil Kesiswaan                    : Amri R, S.Ag

NIP                                         : 197503042005011003

Pendidikan                              : S1 STAIN

Golongan                                : III/c

–          Wakil Sarana dan Prasarana    : Zulkifli, S. Pd

NIP                                         : 197412182002121003

Pendidikan                              : S1 STKIP PGRI

Golongan                                : III/b

–          Wakil Humas                          : Afrizal, S. Pd

NIP                                         : 196703161994121002

Pendidikan                              : S1 FKIP Muhammadiyah

Golongan                                : IV/a

–          Pembina OSIS                                    : Gusmayenti, S. Pd

NIP                                         : 197108012005012002

Pendidikan                              : S1 UBH FKIP

Golongan                                : III/c

b.      Unsur Pelaksana (Ketenagaan)

Unsur pelaksana merupakan unsur yang terlibat secara langsung dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Unsur pelaksana meliputi:

–          Guru Bidang Studi

Guru bidang studi  merupakan guru yang memberi bimbingan dan pengetahuan kepada siswa bertujuan mencerdaskan dan membentuk pribadi yang berkulitas. Guru yang ada di MTs N  Lubuk Sikaping antara lain :

§  Jumlah Guru          : 44 Orang

§  Guru PNS             : 31 Orang

§  Guru Tidak Tetap  : 13 Orang

Adapun nama-nama guru bidang studi yang ada di MTsN Lubuk Sikaping dapat dilihat dibawah ini :

 

Nama-Nama Guru Bidang Studi

NO

NAMA

L/P

BID. STUDI YG DIAJARKAN

1

Drs. ADE PABRIAN

L

MATEMATIKA

2

ERITAWATI, BA

P

B. INDONESIA

3

ELVINA, S.Pd

P

IPA

4

RASWIN NITA, S.Pd

P

MATEMATIKA

5

EVI DEWI FITRI

P

SENI BUDAYA

6

ASNIATI

P

FIQIH/IPS

7

YUSLINA, S.Pd

P

IPS/ KETERAMPILAN

8

HENDRI HIDAYAT, S. Ag

L

KTU

9

AFRIZAL, S.Pd

L

MATEMATIKA

10

YARHAMI, B.A

P

B. ARAB

11

MISDAMIARTI, S.Ag

P

A. AKHLAK

12

MAIHERAWATI, S.Pd

P

MATEMATIKA

13

GUSMIRA. MS

P

IPA

14

YENTI, S.Ag

P

FIQIH/ KTA

15

Drs. BASRIL

L

B. ARAB

16

AMRI. R, S.Ag

L

BTA/ Q, HADSTS/B. ARAB

17

ELMISSYAR YOSITA, S.Pd

P

MATEMATIKA

18

ROSMANELLI, S.Pd

P

B. INDONESIA

19

YULIA ERMAWATI, S.Ag

P

 SKI

20

MELDAYENI, S.Pd

P

KWN

21

ELIDA YASTI

P

KWN/ IPS

22

GUSMAYENTI, S.Pd

P

B. INDONESIA

23

ENDA HAZMI, S.Pd

P

B. INGGRIS

24

ZUMIRA AMRU, S.Pd

P

B. INGGRIS

25

ZULKIFLI, S.Pd

L

IPS

26

ARNITA, S.Ag

P

FIQIH/ Q. HADITS

27

MELLIYENTI, S.Ag

P

SKI

28

CICA RMINI DEWI, S.Pt

P

IPA

29

JASMANETTI. AS, S.Ag

P

STAF TU/BENDAHARA

30

HASNIAL KHATIMA, S.Pdi

P

FIQIH/ KTA

31

ZIKRA NOVRITA, SE

P

IPS

32

ENI YUNI SUGIARTI, S.Pd

P

B. INGGRIS

33

ELVIA SANDRA, A.Ma

P

A. AKHLAK/ KTA

34

SYOFIAR

P

STAF TU

35

NOFA GUSRINA

P

STAF TU

36

HENDRI. MHS

L

STAF TU

37

YUNEDI

L

STAF TU

38

NIYATUL HUSNI, S. Fil.I

P

Q. HADITS

39

RISDA AIDIL, SE

P

B. INDONESIA/ PUSTAKA

40

AKHIRUL, S.Pdi

L

BTA

41

ASRAL YUNIL, A.Md

L

TIK

42

YENDRIZAL

L

TIK

43

DESI KHARNALI

P

MTK/ PUSTAKA

44

EFNI MURWATI, SE.AK

P

IPS/ BP

45

ISTA SAPUTRA, A.Ma

L

PENJASKES

46

SHINTA TITIA SARI, S.Kom

P

TIK

47

IRNA FEBRIANTI, S.Pd

P

IPA/ PUSTAKA

48

INDRAWATI, S. Pd.I

P

BK

49

RIZA HARDELIS, S.Pd

P

B. INDONESIA/ PUSTAKA

50

JASNINERI

P

STAF TU

51

YULIFRI HADI

L

STAF TU

52

MARLISWATI

P

STAF TU

53

JONI MASWIR

L

STAF TU

54

MELFARINA, SH

P

STAF TU

55

EKO SETIAWAN. M, S, Ap

L

STAF TU

 

–          Wali Kelas

MTs N Lubuksikaping memiliki 17 kelas yang terdiri dari: 6 kelas VII, 6 kelas VIII, 5 kelas IX. Adapun susunan wali kelasnya adalah sebagai berikut:

Wali Kelas Semester I Tahun Ajaran 2011

No

Nama Guru

Kelas

1.

Elvia Sandra

VII.1

2.

Cica Rumini Dewi, S.Pt

VII.2

3.

Yuslina,S. Pd

VII.3

4.

Hasnial Khatima, MA

VII.4

5.

Elidayasti, S.Pd

VII.5

6.

Desi Kharnali

VII.6

7.

Elvina, S.Pd

VIII.1

8.

Raswin Nita, S.Pd

VIII. 2

9.

Meldayeni, S.Pd

VIII.3

10.

Yulia Ermawati, S.Ag

VIII.4

11.

Yenti, S.Ag

VIII.5

12.

Arnita, S.Ag

VIII.6

13.

Misdamiarti, S.Ag

IX.1

14.

Zikra Novrita, SE

IX.2

15.

Evi Dewi Fitri, S.Pd

IX.3

16.

Enda Hazmi, S.Pd

IX.4

17.

Eriwati, BA

IX.5

 

c.       Unsur Tata Usaha

MTs N Lubuksikaping memiliki unsur tata usaha yang membantu Kepala Sekolah dan guru – guru yang jumlah terdiri dari:

– Jumlah Pegawai  : 13 Orang

– Pegawai PNS      : 5 Orang

– Pegawai PTT       : 8 Orang

Dengan tugas jabatan sebagai berikut:

– Kaur TU              : 1 Orang

– Staf TU               : 12 Orang

Adapun tugas dari unsur tata usaha adalah menyiapkan surat-menyurat dan administrasi lainnya yang dibutuhkan sekolah. Berikut nama – nama unsur tata usaha MTs N Lubuksikaping:

Unsur Tata Usaha MTs N Lubuksikaping

No

Nama

Jabatan / Tugas

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

Hendri Hidayat, S. Ag

Jasmanetti. S. Ag

Yunedi

Melfarina, SH

Eko Setiawan M, S. Ap

Syofiar

Jasnineri AS, SH

Yulifri Hadi, SE

Nofa Gusrina

Hendri MHS

Joni Maswir

Marliswati

Hefial Meiyardi, S. Ag

Kaur TU

Pegawai Adm./Bendahara

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

Pegawai Administrasi

 

d.      Unsur Keamanan

Unsur keamanan merupakan unsur yang bertanggung jawab atas keamanan sekolah. MTs N Lubuksikaping memiliki seorang penjaga sekolah yaitu Asmeri, yang tinggal di komplek sekolah yang juga bertugas sebagai cleaning service.

e.       Unsur Siswa

Siswa MTs N Lubuksikaping beragama Islam yang berasal dari berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman. MTs N Lubuksikaping memiliki siswa  Tahun Ajaran 2011 yaitu datanya sebagai berikut:

Siswa MTs N  Lubuksikaping

Kelas

Laki – Laki

Perempuan

Jumlah

VII.1

VII.2

VII.3

VII.4

VII.5

VII.6

20

19

24

19

20

23

22

25

19

23

20

20

42

44

43

42

40

43

Jumlah

125

128

251

VIII.1

VIII.2

VIII.3

VIII.4

VIII.5

VIII.6

16

16

16

14

19

11

23

23

22

23

20

28

39

39

38

37

39

39

Jumlah

92

139

231

IX.1

IX.2

IX.3

IX.4

IX.5

25

24

20

17

19

21

22

26

29

27

46

46

46

46

46

Jumlah

105

118

223

TOTAL

322

375

705

17


  1. Struktur Organisasi (Personalia, OSIS, Pustaka, TU, dan Denah Bangunan) MTs N Lubuksikaping

Struktur organisasi adalah susunan orang dalam organisasi untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan kedudukan dan wewenang masing-masing. Organisasi merupakan dari puncak pimpinan sampai ke tingkat bawah yang semuanya dapat tanggung jawab

 

  1. Sarana dan Prasarana MTs N Lubuksikaping

Sarana dan prasarana merupakan alat penunjang kelancaran pelaksanaan pendidikan. Untuk mendukung proses belajar mengajar maka perlunya berbagai fasilitas, sehingga dapat menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi. Demikian juga halnya dengan MTsN  Lubuksikaping yang pada saat sekarang ini sedang melaksanakan pembangunan dan  sarana dan prasarananya cukup memadai dalam rangka kelancaran proses belajar mengajar. MTs N Lubuksikaping memiliki bangunan yang sudah permanen. Bangunanya berbentuk persegi panjang seluas 300 M2. Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh MTs N Lubuksikaping adalah:

a.       Sarana Fisik

Sarana dan Prasarana MTs N Lubuksikaping

No

Ruangan

Jumlah

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

Ruang Kepala Sekolah

Ruang Wakil Kepala Sekolah

Ruang Tata Usaha

Ruang Majelis Guru

Ruang Belajar

Mushalla

Labor Komputer

Perpustakaan

WC

Rumah Penjaga Sekolah

Ruang UKS

 

Ruang OSIS

1

1

1

1

17

1

1

1

1

1

1

1

b.      Perlengkapan Administrasi Kantor

–          Kalender Pendidikan

–          Daftar piket guru

–          Buku absent guru

–          Buku induk murid

–          Arsip surat masuk dan keluar

 

–          Papan grafik sekolah

–          Papan data statistic sekolah biodata tenaga pengajar

–          Papan dan Struktur organisasi sekolah

–          Daftar pelajaran

–          Daftar nilai rata-rata semester

–          Perkembangan jumlah murid lulus

–          Perkembangan naik dan tinggal kelas

–          Daftar kumpulan murid

–          Daftar keadaan murid

–          Buku Inventaris

–          Buku Kas

–          Buku Kas umum

–          Buku keuangan gaji pegawai

–          Buku penerima beasiswa

–          Buku data siswa

–          Buku Penerimaan murid baru

–          Buku tamu khusus

–          Buku tamu umum

–          Buku program kerja terperinci kepala sekolah

  1. Perlengkapan Administrasi Kelas

–          Buku Pokok

–          Buku daftar kelas

–          Buku daftar nilai

–          Kurikulum

–          Silabus

–          Buku rencana pembelajaran

–          Daftar pelajaran

–          Daftar piket

–          Buku Inventaris

–          Daftar umur murid

–          Rapor

–          Tata tertib sekolah

–          Buku kelas / guru kelas

  1. Alat Peraga Edekatif (APE) Sekolah

Untuk menunjang pelaksanaan proses belajar menganjar untuk mencapai tujuan pendidikan, maka diperlukan alat peraga. Alat peraga yang tersedia di MTs N Lubuksikaping, sebagai berikut:

1.      Peta Indonesia                                                     4 buah

2.      Peta Dunia                                                           2 buah

3.      Globe                                                                   3 buah

4.      Al-Qur’an                                                            800 buah

5.      P3K                                                                     1 buah

6.      Organ Manusia                                                    5 buah

7.      Gambar Pahlawan                                               25 buah

8.      Pakaian Adat                                                       17 buah

9.      Tarian Daerah                                                      17 buah

10.  Alat Laboratorium                                               39 buah

11.  Alat Peraga Umum                                              1 buah

12.  Alat Peraga MTK                                                3 buah

13.  Tafsir Al qur’an                                                   10 buah

14.  Kamus                                                                 6 buah

15.  Alat Peraga kesenian                                           10 buah

16.  Alat-alat olahraga:

a.       Bola Kaki                                                            2 buah

b.      Raket dan Meja Pimpong                                    4 dan 1

c.       Bola Takraw                                                        2 buah

d.      Bola Kasti dan Seperangkatnya                          1 set

  1. Pekarangan Sekolah

MTs N Lubuksikaping  memiliki pekarangan yang tidak terlalu luas dan kondisinya selalu bersih. Pekarangan sekolah dimanfaatkan untuk berbagai aktifitas siswa seperti upacara bendera dan kegiatan lainnya. Adapun yang ada di pekarangan sekolah adalah

–          Lapangan olahraga

–          Taman bunga di depan setiap ruangan

–          Tanaman apotik hidup

f.       Lingkungan Sekolah

MTs N Lubuksikaping berada pada posisi yang cukup ramai. Sekolah ini berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, disekitarnya banyak terdapat kantin. Sekolah ini terletak di daerah perkotaan, yang tidak terlalu jauh dari lokasi sekolah terutama, SD 06 Pauh, SD 09 Pauh, SMA N 1 Lubuksikaping.

I.       Tata Tertib MTs N Lubuksikaping

Untuk Murid

a.       Masuk pukul 07.20 WIB

b.      Berbaris secara teratur sebelum masuk kelas

c.       Berdo’a sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar

d.      Mengikuti Upacara Bendera setiap hari Senin dan hari-hari besar Nasional

e.       Berpakaian seragam lengkap bersih dan rapi

f.       Melaksanakan tugas piket

g.      Mengikuti semua kegiatan belajar mengajar

h.      Mengerjakan tugas dengan baik

i.        Tidak boleh merokok

j.        Tidak boleh berambut panjang bagi siswa laki-laki

k.      Tidak boleh berkelahi

l.        Tidak boleh mencuri

m.    Tidak boleh membuang sampah sembarangan tempat

n.      Memelihara barang-barang milik sekolah

o.      Menjaga kebersihan sekolah

p.      Menjaga keamanan sekolah

q.      Selama jam belajar tidak dibenarkan keluar dari pekarangan sekolah kecuali seizin guru piket

r.        Patuh dan hormat pada guru

s.       Mengikuti kegiatan Extrakurikuler

Untuk Guru

a.       Hadir di sekolah 15 menit sebelum pelajaran dimulai dan pulang setelah jam pelajaran selesai

b.      Wajib mengikuti upacara setiap hari senin

c.       Menandatangani daftar hadir ( datang dan pulang )

d.      Setelah lonceng berbunyi guru kelas wajib mengatur murid masing-masing untuk kegiatan Upacara, Senam, Kultum, dan kegiatan lainnya

e.       Guru Piket datang sebelum jam pelajaran pertama dimulai dan menyiapkan alat-alat untuk pelaksanaan upacara,senam, kultum dan kegiatan lainnya

f.       Membuat Program Pembelajaran setiap semester

g.      Sebelum diajarkan rencana pembelajaran diserahkan kepada Kepala Sekolah untuk disyahkan

h.      Mengisi absen murid pada daftar kelas dan papan absen setelah pelajaran pertama

i.        Menyelesaikan administrasi kelas secara baik dan teratur

j.        Mempersiapkan hasil pekerjaan atau latihan masing-masing murid

k.      Melaksanakan ulangan harian minimal 6 x dalam satu semester

l.        Mengawasi murid selama jam istirahat dan pada waktu senam pagi

m.    Berpakaian rapi dan pantas sesuai dengan ketentuan yang berlaku

n.      Melaksanakan K-5

o.      Memeriksa kesehatan murid secara berkala

p.      Mengatur perpindahan tempat duduk murid secara berkala

q.      Menjalani hubungan baik dengan masyarakat terutama orang tua / wali murid

r.        Tidak meninggalkan sekolah tanpa seizin Kepala Sekolah

  1. Kegiatan Ekstrakurikuler MTs N Lubuksikaping

Kegiatan Exstrakurikuler yang dilaksanakan di MTsN Lubuk Sikaping adalah sebagai berikut:

  • Latihan Pramuka
  • Latihan Drum Band
  • Muhadarah

BAB III

PENYELENGGARAAN PROSES PEMBELAJARAN

Proses pembelajaran mempunyai peran penting dalam menentukan hasil belajar. Proses pembelajaran memiliki seperangkat komponen yaitu: guru, siswa, dan kepala sekolah serta lingkungan sehingga tercapainya tujuan pendidikan. Oleh karena itu tanggung jawab tersebut diembankan oleh penyelenggara proses belajar itu sendiri, sehigga mereka dituntut mempunyai dedikasi yang tinggi. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara proses pembelajaran yaitu:

  1. Program Kerja Kepala Sekolah

1.     Merencanakan kebutuhan guru setiap mata pelajaran

2.     Memeriksa daftar hadir guru, tenaga teknis kependidikan dan tenaga tata usaha

3.     Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan hari besar

4.     Melaksanakan pemeriksaan umum

5.     Menyelenggarakan perbaikan ala-alat sekolah yang diperlukan

6.     Menyelenggarakan penutupan buku inventaris dan keuangan

7.     Menyelenggarakan ulangan umum dan ujian akhir

  1. Kegiatan Kepala Sekolah

a)      Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan, baik kegiatan edukatif maupun administratif

b)      Melakukan kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas masing-masing personil sekolah

c)      Mengarahkan, membina dan membantu guru dalam menyelesaikan kegiatan yang dihadapi

d)     Melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan wakil kepala sekolah dan majelis guru dalam rangka evaluasi pelaksanaan kegiatan

  1. Program Kerja Wakil Kepala Sekolah

a.       Mengembangkan kurikulum

b.      Menyusun program pengajaran (mingguan, bulanan, semester dan tahunan) dan mengkoordinir pelaksanaannya

c.       Menganalisa ketercapaian target kurikulum

d.      Mengkoordinir persiapan dan pelaksanaan Pra-UN/ UN / UAS/ Uji Profesi

e.       Mengkoordinir kegiatan belajar mengajar termasuk pembagian tugas guru, jadwal pelajaran, evaluasi belajar dan sebagainya.

f.       Mengarahkan penyusunan satuan pelajaran

g.      Mengkoordinir perencanaan dan pelaksanaan kegiatan luar sekolah

h.      Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan kesiswaan

i.        Membuat laporan berkala dan insidentil.

  1. Kegiatan Guru

Guru bertanggungjawab kepada kepala sekolah dan mempunyai tugas dalam proses belajar mengajar secara efektif dan efisien. Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi:

a.       Guru teori dan guru umum

  • Mempersiapkan bahan ajar dan alat bantu
  • Memasukkan misi kejuruan pada mata pelajaran umum bagi guru umum
  • Menerapkan kompetensi kejuruan
  • Mengisi buku agenda kelas

b.      Guru praktek

  • Menyiapkan pelajaran praktek: bahan dan alat, ruangan, pembagian tugas
  • Melakasnakan KBM praktek, pengawasan, proses dan penilaian hasil
  • Menyelesaikan pekerjaan praktek (pembersihan dan penyimpanan alat, pembersihan ruangan).
  • Bertanggung jawab terhadap inventaris alat dan perabot
  • Melaksanakan bimbingan profesi siswa
  • Mengembangkan alat bantu kegiatan belajar mengajar

E.     Kegiatan Wali Kelas

  • Memahami siswa dan karakter mereka dan kelas yang diasuhnya
  • Mengatur tempat duduk siswa di kelas dan membuat layout kelas
  • Menjalin hubungan dengan orang tua siswa
  • Mengumpulkan nilai dari para guru dan memasukan nilai ke dalam buku / daftar kumpulan nilai, serta mengisi dan membagikan rapor
  • Membantu guru BK dalam menangani kasus siswa
  • Membuat laporan berkala dan insidentil

F.     Kegiatan Kepala Sub Bagian dan Tata Usaha

  • Menyusun program kerja tata usaha sekolah
  • Mengurus kebutuhan fasilitas tata usaha
  • Mengkoordinir pengelolaan sekolah
  • Mengurus kebutuhan fasilitas tata usaha sekolah
  • Menyiapkan dan menyajikan data statistik sekolah
  • Mengatur pelaksanaan kesekretariatan dan kerurnah tanggaan
  • Mengatur administrasi hasil proses kegiatan belajar mengajar
  • Mengatur administrasi invent sekolah (alat, perabot)
  • Mengatur adminstrasi kesiswaan dan beasiswa

 

G.    Kegiatan Petugas Perpustakaan

  • Mengadakan perencanaan buku dan bahan perpustakaan
  • Mengawasi pelaksanaan tata tertib perpustakaan
  • Mengurus pelayanan perpustakaan
  • Memelihara dan memperbaiki buku dan bahan perpustakaan
  • Mengatur penyimpanan buku dan bahan perpustakaan
  • Merencanakan pengembangan perpustakaan
  • Membuat display, visualisasi, data dalam bentuk grafik / diagram dan menyusun laporan
  1. Kegiatan Siswa

1)      Kegiatan PBM, siswa mengikuti serangkaian kegiatan belajar mengajar di kelas

2)      Kegiatan intrakurikuler

3)      Membentuk kelompok belajar

  1. Proses Pembelajaran

Proses Belajar Mengajar merupakan kegiatan inti yang dilakukan oleh Guru dan Murid di setiap sekolah. Proses belajar tidak akan berhasil tanpa didukung oleh proses pembelajaran yang efektif. Proses pengajaran akan berhasil jika komponen-komponen didalamnya bisa membentuk kerja sama yang baik.

Guru merupakan komponen penting dalam meningkatkan SDM baik secara intelektual maupun secara fisik dan emosional melalui kegiatan pembelajaran. Menurut James M, kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang Guru dalam melaksanaan interaksi dengan siswa adalah :

Ø  Guru harus memiliki pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia, tepatnya ilmu psikologi, serta mamou menerjemahkan teori didalam situasi nyata

Ø  Mampu menyesuaikan diri terhadap situasi dan kondisi yang ada

Ø  Menguasai bidang studi yang diajarkan

Proses pembelajaran yang Penulis lakukan selama PPL adalah sesuai dengan jurusan Penulis yakni Pendidikan Bahasa Inggris. Penulis mengajar di kelas VII4 dan VII6. Proses belajar mengajar di MTs N Lubuksikaping  dimulai Senin dari pukul 07.20 – 13.20, Jum’at dari pukul 07.20 – 11.20, dan berakhir Sabtu dari pukul 07.20 – 12.40.

Selama Penulis melaksanakan  PPL di MTs N Lubuksikaping, sebelum melaksanakan proses belajar mengajar harus mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media yang akan digunakan. Setelah tampil mengajar Penulis berkonsultasi dengan Pamong menanyakan materi selanjutnya dan menerima pendapat atau arahan tentang penampilan Penulis dalam melaksanakan PBM, supaya bisa menjadi perbaikan atau demi kemajuan Penulis kedepan.

J.      Pelaksanaan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran merupakan kegiatan yang secara langsung  dilakukan di lapangan dimana seorang Guru memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada siswanya. Dalam pelaksanaan PPL ini, Penulis mempunyai  beberapa bentuk kegiatan  yaitu Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler:

1.      Kegiatan Intrakurikuler (Teaching )

Kegiatan Intrakurikuler (Teaching ) merupakan suatu kegiatan yang urgen bagi mahasiswa dalam melaksanakan PPL, karena kegiatan Intrakurikuler merupakan kegiatan untuk mengaplikasikan ilmunya yang berwujud secara sistematis dan terencana di dalam kelas.

Dalam melaksanakan PPL ini, Penulis melaksanakan Proses Belajar Mengajar untuk bidang studi Bahasa Inggris. Penulis mengajar dalam satu minggu sebanyak 3 hari. Adapun jadwal Praktek Mengajar mahasiswa PPL adalah:

 Jadwal Praktek Mengajar Mahasiswa PPL

No

Hari

Bidang Studi

Jam Ke

Pukul

Kelas

1.

Selasa

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

 

1 s/d 2

3 s/d 4

 

07.20 – 08.50 Wib

08.50 – 10.10 Wib

 

 

VII6

VII4

 

2.

Kamis

Bahasa Inggris

1 s/d 2

 

07.20 – 08.50 Wib

 

VII4

 

3.

Jum’at

Bahasa Inggris

4 s/d 5

10.10 – 11.30 Wib

VII6

 Pelaksanaan kegiatan mengajar mata pelajaran dilaksanakan oleh Penulis selama PPL di MTsN 1 Lubuksikaping untuk mata pelajaran IPS Terpadu 2 x 40 menit.

Pada tahap ini dilaksanakan proses pembelajaran didalam ruangan kelas dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a.       Kegiatan Awal ( Pre-activities )

Kegiatan ini bertujuan agar siswa fokus pada materi yang akan diajarkan. Kegiatan ini berupa: Menyiapkan kelas ( berdoa, check absen, kondisi kelas,persiapan siswa, apersepsi, dan menjelaskan tujuan pembelajaran ). Siswa diberi materi pembelajaran yang sesuai kompetensi dasar dan indikator pembelajaran hari itu.

b.      Kegiatan Inti ( Whilst-activities )

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan materi pembelajaran, metoda dan keterampilan agar tujuan yang diharapkan guru tercapai secara maksimal oleh siswa. Adapun kegiatan ini berupa :

  • Fase Explorasi
  • Fase Elaborasi
  • Fase Konfirmasi

c.       Kegiatan Penutup (Post-activities )

Kegiatan ini berupa :

  • Kesimpulan
  • Penilaian
  • Tindak Lanjut

d.      Evaluasi

Dalam mengevaluasi kita dapat mengetahui sejauh mana materi pelajaran yang diajarkan dapat dikuasai dan dipahami anak.

2.      Kegiatan Ekstrakurikuler (Non teaching)

Kegiatan Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran yang bertujuan menunjang kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar. Dalam kegiatan ini mahasiswa PPL dilibatkan untuk mengikuti program tersebut karena bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa PPL diluar kegiatan mengajar mengenai semua hal yang menunjang kegiatan mengajar. Selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL), program Ekstrakurikuler yang pernah Penulis ikuti di MTs N Lubuksikaping diantaranya:

a.       Piket harian

b.      Membantu petugas Pustaka

c.       Mengawasi kelas yang gurunya berhalangan hadir

d.      Mengikuti rapat majelis guru

e.       Membimbing siswa dalam kegiatan gotong royong

K.    Faktor Pendukung dan Penghambat

Dalam melaksanakan Program Praktek Lapangan (PPL) terdapat faktor pendukung dan penghambat sebagai berikut:

1.      Faktor Pendukung

a.       Kepala dan Wakil Kepala Sekolah

Kepala dan Wakil Kepala Sekolah yang ramah dan bijaksana dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada semua majelis guru dan siswa untuk senatiasa meningkatkan mutu sekolah baik secara akademik maupun terhadap lingkungan tempat proses belajar mengajar.

b.      Majelis Guru

Majelis guru yang ramah dan bersahabat dengan mahasiswa PPL, yang dapat memudahkan Penulis besosialisasi dengan lingkungan sekolah.

c.       Guru Pamong

Guru pamong  yang selalu senantiasa  memberikan bimbingan, arahan,  nasehat kepada Penulis selama melaksanakan PPL. Guru pamong juga memberikan pendapat dan masukan – masukan yang sangat berarti bagi kemajuan Penulis. Sehingga Penulis banyak mendapatkan ilmu  pengalaman baru dalam mengajar.

d.      Siswa

Siswa yang menerima mahasiswa PPL dengan baik dan ramah, serta mau  proses belajar mengajar sehingga memudahkan para guru dalam penyampaian materi pelajaran.

e.       Lokasi MTs N Lubuksikaping

Lokasi sekolah yang tidak begitu jauh dari tempat tinggal Penulis, sehingga memperlancar dan mempermudah Penulis menuju lokasi PPL.

2.      Faktor Penghambat

a.       Beberapa siswa yang tidak aktif dalam PBM, tidak memperhatikan pelajaran, tidak mengerjakan tugas rumah, dan kurang disiplin.

b.      Kurangnya sarana penunjang pembelajaran.

c.       Keterbasan buku perpusatakaan yang mempersulit guru ataupun siswa dalam mencari bahan dalam pembelajaran

d.      Ada sebagian siswa yang cuek atau tidak ingin tau dengan pelajaran Bahasa Inggris, sehingga mereka sering keluar masuk kelas ketika belajar.

L.     Pengalaman Selama PPL

Senin, 08 Agustus 2011, Penulis dan rekan  yang akan melaksanakan PPL di MTs N Lubuksikaping, sekitar pukul 07.15 WIB telah hadir di MTs N Lubuksikaping. Alhamdulillah, kedatangan kami disambut baik oleh pihak sekolah, dan langsung melakukan observasi sekolah. Seminggu sebelum Penulis malaksanakan PBM, Penulis melakukan orientasi kelas dengan guru pamong, dan setelah seminggu masa orientasi baru Penulis dipercaya untuk melaksanakan PBM.

Banyak sekali pengalaman yang Penulis peroleh selama PPL, Penulis dapat mengetahui bagaimana kondisi dan proses mengajar yang sesungguhnya di lapangan sehingga nanti dapat membentuk pribadi guru yang profesional. Guru pamong Penulis adalah Ibu Zumira Amru, S. Pd. Beliau sangat ramah, baik, pengertian, dan selalu tulus memberikan bimbingan dan arahan kepada Penulis. Setiap setelah melaksanakan PBM di kelas guru pamong dan Penulis melakukan konsultasi mengenai prosedur atau perbaikan Penulis dalam melaksanakan PBM untuk berikutnya.

Selain itu, kami dibimbing untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dan persiapan – persiapan lainnya. Adapun hal yang menantang yaitu cara Penulis menyikapi prilaku peserta didik yang mana diusia mereka Penulis harus berhati-hati dan benar-benar harus paham karakter mereka. Kemudian mereka butuh perhatian dan dukungan untuk bisa mengikuti PBM dengan baik. Jadi jelas, selain penguasaan materi, cara guru menyikapi siswa dalam proses pembelajaran juga sangat penting agar tujuan pembelajaran tercapai.

Pengalaman Penulis dalam melaksanakan kegiatan non teaching yaitu piket harian. Penulis bisa lebih mengenal situasi dan kondisi di MTs N Lubuksikaping, Penulis bisa berbagi cerita dan pengalaman dengan guru – guru selaku koordinator piket. Penulis bisa mengenal berbagai masalah dan solusi yang dihadapi siswa sehari-hari, khususnya tentang kedisiplinan siswa terhadap peraturan sekolah, peranan guru BK yang sangat besar, sehingga ada komunikasi antara siswa-siswa yang bermasalah dengan pihak sekolah agar dapat menemui solusi yang terbaik bagi siswa dan sekolah. Penulis sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan piket harian di MTs N Lubuksikaping.

Adapun kegiatan kesiswaan di MTs N Lubuksikaping, Penulis cukup bangga  dan senang karena siswa-siswa yang aktif ikut berpartisipasidalam kegiatan – kegiatan diluar jam sekolah seperti pertandingan dalam bidang pramuka, grup drum band, olah raga, dan bidang keagamaan.

Demikianlah pengalaman positif yang sangat berarti bagi Penulis yang telah ditemui selama melaksanakan PPL di MTs N Lubuksikaping dan semoga pengalaman ini akan menjadi kenangan dan menjadi penyemangat atau cambuk bagi Penulis untuk kemajuan Penulis dimasa yang akan datang. Amin ya rabbal ’alamin.

 

 BAB IV

HUBUNGAN KERJASAMA INTERPERSONAL

 DAN ANTAR LEMBAGA

  1. Hubungan Guru dengan Murid

Menurut hasil pengamatan penulis, hubungan guru dengan murid di MTsN Lubuk Sikaping sangat baik, tidak ada jarak pembatas, terjalinnya kekerabatan yang harmonis dimana guru memberikan pelajaran dengan penuh keakraban, keikhlasan dan penuh kasih sayang.

Contoh: murid bermain-main disaat jam belajar berlangsung, guru menegur siswa dengan bahasa yang lembut dan penuh kasih sayang, sehingga siswa tidak merasa dongkol terhadap guru dan mereka berani mengakui kesalahan-kesalahannya masing-masing dan tidak bermain lagi.

  1. Hubungan Kerjasama antar Guru

Berdasarkan pengalaman Penulis, selama melaksanakan PL, di MTs N Lubuk Sikaping. Penulis melihat hubungan sesama guru sangat baik dan begitu akrab. Dalam mengambil suatu keputusan selalu dilakukan musyawarah bersama, dengan demikian tercermin hubungan yang sangat baik antar guru.

C.    Hubungan Kerjasama Guru dengan Kepala Sekolah

Selama PL berlangsung, Penulis memperhatikan hubungan antara Guru dengan Kepala Sekolah terjalin dengan baik. Contohnya jika ada perlombaan semua Guru ikut terlibat dalam pelaksanaan termasuk Kepala Sekolah.

  1. Hubungan Kerjasama dengan Orang Tua / Wali Murid

Keberhasilan suatu pendidikan bukan saja terletak dan usaha guru dengan siswa saja, tetapi perlu didukung oleh orang tua/wali murid dengan demikian kerjasama ini diperlukan sekali. Berdasarkan pengamatan Penulis selama PL berjalan di MTs N Lubuk sikaping Penulis melihat hubungan antar guru dengan orang tua/wali murid terjalin dengan baik.

  1. Hubungan Kerjasama dengan Lembaga dan Instansi Lain

Menurut pengetahuan Penulis, hubungan dan kerjasama MTs N Lubuksikaping dengan lembaga atau Instansi lainnya sangat baik. Sebagaimana Penulis ketahui MTs N Lubuksikaping setiap ada kegiatan selalu ikut serta dalam rapat, kegiatan-kegiatan perlombaan serta setiap penataran yang diadakan di Kecamatan Lubuksikaping maupun sekolah tertentu.

 

 BAB V

IDENTIFIKASI MASALAH DAN SOLUSI

 

  1. Identifikasi Masalah

Manusia merupakan pribadi yang unik yang mermpunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Termasuk siswa mereka mempunyai pribadi yang berbeda-beda dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri mereka. Terutama dalam mengikuti proses kegiatan proses belajar mengajar, dimana setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam menerima dan memahami materi pelajaran. Kemudian dalam hal kedisiplinan, setiap sekolah mempunyai peraturan tersendiri untuk bisa dipatuhi oleh setiap siswa.

Motivasi belajar dan kedisiplinan sangat mempengaruhi perkembangan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar, siswa yang mempunyai motivasi dan disiplin yang tinggi akan lebih aktif, kreatif, dan mampu memahami materi pelajaran bahasa Inggris. Sedangkan siswa yang mempunyai motivasi belajar yang rendah, terlihat kurangnya keaktif dalam belajar dan agak lambat dalam memahami pelajaran. Begitu juga dengan tingkat kedisiplinan ada beberapa yang mematuhi dan ada juga yang tidak mematuhi. Di MTs N Lubuksikaping, beberapa siswa mempunyai kemampuan belajar yang cukup baik dan motivasi belajar yang cukup baik untuk mengikuti proses belajar mengajar.

Berdasarkan hal diatas, Penulis membahas masalah dalam laporan ini mengenai “Pengaruh Motivasi dan Kedisiplinan Terhadap Hasil Belajar Siswa”.

Penulis mengangkat masalah ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar di kelas dan kedisiplinan siswa yang Penulis ajar. Berdasarkan hasil belajar tersebut jelas sekali perbedaan antara siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi dengan siswa yang motivasi belajarnya rendah. Siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi dan suka belajar bahasa Inggris akan mudah memahami dan memperoleh nilai yang bagus. Sedangkan sebagian siswa yang motivasinya rendah hanya mengandalkan jawaban dari teman- temannya yang lebih paham, mereka kurang berusaha untuk mengerjakan tugas sendiri.

Setelah Penulis perhatikan ternyata siswa yang motivasi belajarnya rendah akan betah di kelas apabila Penulis menggunakan media dan memberikan games, kalau tidak ada hal yang demikian mereka akan kurang memperhatikan dan terkadang sering keluar kelas. Sedangkan, siswa yang motivasinya tinggi akan selalu memperhatikan dan aktif dalan proses pembelajaran. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan Penulis dalam mengajar, misal, Penulis kurang persiapan, dan terlalu cepat dalam menyampaikan materi.

Penulis menilai bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan selalu memperhatikan  dan mengikuti pelajaran dari awal hingga akhir walaupun terkadang dalam kondisi kelas yang ribut, dan dilihat dari hasil belajarpun mereka memperoleh nilai yang bagus ( diatas SKBM ).

  1. Solusi Permasalahan

Dalam mengatasi perbedaan yang signifikan antara siswa yang mempunyai motivasi  belajar yang tinggi dengan siswa yang motivasi belajarnya rendah. Begitu juga dengan siswa yang disiplin dan kurang disiplin Penulis berusaha mencari solusinya. Berdasarkan ilmu dan pengetahuan yang Penulis dapatkan selama di bangku perkuliahan dan selama PPL di MTs N Lubuksikaping, maka solusi yang Penulis dapat berikan:

1.      Siswa dengan motivasi dan disiplin yang tinggi

a.       Memberikan semangat dan nilai plus agar siswa merasa diperhatikan dan bisa mempertahankan bahkan lebih meningkatkan prestasinya.

b.      Memberikan soal-soal pengayaan tentang materi yang sedang diajarkan.

c.       Memberikan kepercayaan kepada siswa tersebut untuk menyelesaikan berbagai soal bahasa Inggris.

d.      Memberikan dorongan kepada siswa untuk menjadi tutor sebaya dengan menerangkan materi atau membantu teman-temannya dalam memahami pelajaran.

e.       Memberikan pujian kepada siswa agar bisa mempertahankan kedisiplinan dan siswa mengajak teman-temannya untuk mematuhi aturan di sekolah.

2.      Siswa dengan motivasi dan disiplin rendah

a.       Melakukan pendekatan dan sering berkomunikasi dengan mereka baik pada jam pelajaran maupun diluar jam pelajaran.

b.      Memberikan perhatian yang lebih dalam belajar dan membantunya dalam memahami setiap istilah dalam pelajaran bahasa Inggris.

c.       Memberikan hukuman bagi yang tidak mengerjakan latihan dan tugas dirumah atau dengan mengurangi nilainya bahkan bagi yang sering tidak mengerjakan tugas diberi tugas dua kali lipat dari sebelumnya.

d.      Guru harus memberikan motivasi kepada siswa dengan memeriksa tugas rumah bersama.

e.       Memberikan materi pelajaran dengan media yang menarik.

f.       Memberikan games kepada siswa yang berhubungan dengan materi pelajaran.

g.      Memberikan hukuman kepada yang melanggar aturan dan kedisiplinan.

 BAB VI

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan

Praktek Lapangan (PL) sangat perlu, bagi calon guru, dengan adanya PL sangat membantu penulis untuk mengetahui seluk-beluk dan ruang lingkup kerja disekolah dan dapat mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan personal dan professional sebagai seorang guru

  1. Saran

1.      Sebaiknya guru yang mengajar tidak hanya dengan metode ceramah dan diskusi saja, tetapi harus menggunakan teknik/metode yang lain dalam pengajaran, dan diharapkan pimpinan sekolah lebih memperhatikan dan memberikan arahan kepada tenaga pengajar.

2.      Agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan lancar serta lebih menarik sebaiknya guru MTs N Lubuksikaping lebih mendalami ilmunya tentang bagaimana cara mengajar yang lebih baik.

3.      Hendaknya para guru mampu menggunaka multi metode dalam memberikan pelajaran, agar daya tarik belajar ada dan anak didk merasa refresh dalam mengikuti proses belajar mengajar.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s